Jangkar tahan api dan pelindung tabung merupakan komponen penting dalam pengoperasian dan pemeliharaan boiler di pembangkit listrik tenaga panas, masing-masing berperan penting dalam memastikan efisiensi dan umur panjang boiler.
Jangkar tahan api digunakan untuk mengamankan lapisan tahan api di dalam ketel. Lapisan tahan api adalah bahan tahan panas yang mengisolasi bagian dalam boiler, melindungi struktur logam dari suhu ekstrem dan siklus termal. Jangkar tahan api, biasanya terbuat dari paduan tahan suhu tinggi, tertanam atau dilas ke dalam cangkang logam boiler sebelum bahan tahan api diterapkan. Mereka memberikan dukungan struktural, mencegah lapisan tahan api retak, terkelupas, atau terlepas karena ekspansi termal, tekanan mekanis, atau getaran. Hal ini memastikan integritas isolasi, meminimalkan kehilangan panas dan menjaga efisiensi operasional boiler.
Pelindung tabung, juga dikenal sebagai 'pelindung tabung' atau 'pelindung keausan', digunakan untuk melindungi tabung ketel dari erosi, abrasi, dan korosi yang disebabkan oleh aliran gas buang, partikel abu, dan bahan abrasif lainnya yang berkecepatan tinggi. Pelindung ini biasanya terbuat dari bahan yang tahan lama dan tahan panas seperti keramik atau baja paduan. Mereka dipasang pada permukaan tabung ketel yang paling terkena keausan, seperti di jalur konveksi atau di dekat peniup jelaga. Dengan melindungi tabung, mereka memperpanjang umur tabung boiler, mengurangi biaya pemeliharaan, dan mencegah waktu henti yang tidak direncanakan karena kegagalan tabung.
Bersama-sama, jangkar tahan api dan pelindung tabung memainkan peran penting dalam menjaga integritas struktural dan efisiensi operasional boiler di pembangkit listrik tenaga panas. Jangkar tahan api memastikan stabilitas lapisan tahan api, sementara pelindung tabung melindungi komponen penting dari keausan, berkontribusi terhadap keandalan dan kinerja proses pembangkitan listrik secara keseluruhan.